Green Building Ternyata Juga Disukai Oleh Negara 4 Musim

23

Nov

Green Building Ternyata Juga Disukai Oleh Negara 4 Musim

Semula ada persepsi bahwa green building hanya di negara tropis, yang hanya mengenal 2 musim, yaitu musim panas dan musim hujan. Di daerah tropis seperti negara kita, justeru panasnya yang lebih panjang dari pada dinginnya. Jadi wajarlah kalau perlu penerapan green building di daerah tropis.

Ternyata fakta yang berkembang membalik persepsi tadi. Nun jauh di sana, di Perancis negara yang memiliki 4 musim justeru menerapkan green building. Green building di Indonesia diterapkan untuk mengurangi efek panas dan juga untuk melakukan penghematan energi, sedangkan di sana tujuan penerapan juga terkait iklim. Saat panas tiba, bangunan bisa mendinginkan, sebaliknya saat dingin tiba bangunan dapat menghangatkan. Perlindungan dari panas dan efek lainnya dari musim salju diantisipasi dengan menerapkan teras atau balkon di sekeliling bangunan. Bahkan, tangga turut serta menjadi komponen pelindung artistik sekaligus memiliki nilai shelter.

Perhatikan pada gambar bagaimana keberadaan tangga yang sengaja di ekspos di luar. Bukan berarti di dalam tidak ada tangga. Saat musim dingin dan salju tangga otomatis tidak terpakai, sehingga tangga di dalam yang berfungsi. Perhatikan juga vegetasi yang ada di antara bidang atap dan dinding, itu bukan sekedar hiasan, tetapi sebagai penjaga stabilitas iklim mikro. Vegetasi juga menjadi komponen view yang menyehatkan mata.

green building di perancis perspektif

green building di perancis

green building di perancis balkon

Sumber : www.archdaily.com

One thought on - Green Building Ternyata Juga Disukai Oleh Negara 4 Musim

  • Handeni
    Reply Nov 30, 2015 at 5:50 am

    Tangga pun bisa jadi unsur estetika. Hiasan pun bisa jadi berfungsi lebih. mantapp!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *