Terang Langit, Merupakan Sumber Cahaya Alamiah yang Berlimpah Ruah

05

Dec

Terang Langit, Merupakan Sumber Cahaya Alamiah yang Berlimpah Ruah

Meskipun pakar fisika bangunan berbeda pendapat tentang nilai kekuatan penerangan di ruang terbuka, tetap saja angka terkecil dari pendapat mereka 5000 lux merupakan nilai yang sangat kuat. Tidak ada lampu yang mampu menyamai kekuatan penerangan alamiah tersebut. Dalam perhitungan, pedoman yang dijadikan sumber cahaya adalah terang langit. Suatu keadaan langit bersih, biru tanpa awan, atau langit tertutup awan putih bersih. Rupanya 2 keadaan ini sebagai sumber cahaya alamiah yang bermanfaat bagi umat manusia di bumi. Subhanallah.

Lucu saja kalau ternyata ada yang menutup diri dari penerangan alamiah. Meminimalkan jendela sehingga ruang dalam bangunan menjadi gelap atau remang-2 di siang hari. Syarat kekuatan penerangan minimal 150 lux saja, padahal di luar sudah tersedia 5000 lux, tidak sampai 10% nya. Beda halnya dengan kondisi bangunan yang terhimpit di antara bangunan lain atau bangunan yang berdiri diatas kavling sempit, wajar jika mendapati problem pencahayaan alamiah. Itu pun masih bisa disiasati dengan memanfaatkan cahaya dari atas atap.

Ada tiga istilah seputar cahaya alamiah ini yang terkait dengan bangunan arsitektur yaitu skylight, atrium dan void. Bagi awam arsitektur perlu juga mengetahui definisinya. Skylight kalau diartikan secara harfiah artinya cahaya langit. Tapi makna dalam arsitektur adalah celah di tengah ruangan yang sengaja direncanakan untuk memasukkan cahaya alamiah atas masuk ke dalam bangunan.

skylights

 

 

skylights 2

Skylights artinya mirip dengan atrium. Namun atrium lebih mengarah kepada fungsi ruang dalam yang berfungsi sebagai hall menampung banyak pengguna. Bagian atasnya sengaja dipasang kaca agar cahaya dari atas bisa maksimal menembus ke dalam ruangan hingga ke lantai dasar. Terkadang atrium juga sebagai pengarah sirkulasi pengunjung di dalam fasilitas publik. Sepanjang sirkulasi yang berbentuk koridor, bagian atasnya juga demikian.

Void, artinya rongga. Yaitu lubang besar di dalam ruangan menerus ke atas hingga beberapa lantai. Dengan adanya void, orang yang berada di lantai dasar bisa melihat orang yang ada di lantai atas. Void lebih kepada fungsi view, dan tidak mutlak harus tersedia cahaya dari atas.

atrium dalam

atrium

atrium dalam 1

One thought on - Terang Langit, Merupakan Sumber Cahaya Alamiah yang Berlimpah Ruah

  • Rizki Ramadhani
    Reply Nov 13, 2016 at 8:22 am

    Assalamualaikum pak. saya sangat tertarik dengan artikel ini. ilmu yang didasari dengan pengetahuan dan kebenaran dari kekuasaan Allah SWT, 5000 lux suatu anugerah yang sangat besar dari Nya yang diberikan secara cuma-cuma untuk kita. Kita sebagai arsitek seharusnya mampu mensyukurinya dengan cara memanfaatkan hal ini dengan sebaik-baiknya, memperhitungkan segala sisi ruang untuk memanfaatkan kekayaan alamiah dari Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *